Peringati Hari Pahlawan 2025, Dinsos dan Jurnalis Malang Galang Komitmen Warga Lawan Disinformasi Sejarah

Gomalang.id, MALANG – Momen Hari Pahlawan 10 November 2025 di Kota Malang diwarnai dengan sebuah aksi simbolis yang sarat makna. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang, berkolaborasi dengan Forum Malang Jurnalis (Ma-Ju), menginisiasi gerakan unik untuk mengajak warga berkomitmen aktif melawan hoaks dan disinformasi mengenai sejarah perjuangan bangsa.

Kegiatan ini selaras dengan tema nasional Hari Pahlawan 2025 yang diusung Kementerian Sosial, yaitu “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.

Aksi Tanda Tangan di TMP Untung Suropati
Sebagai penanggung jawab upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati, Dinsos Kota Malang menyediakan sebuah media khusus. Sebuah spanduk besar dengan area putih dibentangkan di pintu masuk utara TMP.

Di spanduk inilah, warga yang hadir diajak untuk membubuhkan tanda tangan. Aksi ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kebenaran sejarah dan menangkal penyebaran disinformasi.

Antusiasme warga terlihat jelas. Banyak peserta upacara dan tabur bunga dari berbagai elemen—mulai dari TNI, Polri, guru, mahasiswa, hingga pelajar—turut serta menandatangani spanduk komitmen tersebut.

Apresiasi Dinsos Atas Gagasan Jurnalis
Kepala Dinsos Kota Malang, Doni Sandito, menyampaikan apresiasinya atas gagasan yang diinisiasi oleh Forum Malang Jurnalis Ma-Ju. Ia menilai ide ini sebagai bentuk tanggung jawab moral insan pers terhadap pentingnya pelurusan sejarah.

“Kita apresiasi semangat tanggung jawab moral para insan pers dari Forum Malang Jurnalis Ma-Ju,” ungkap Doni pada Sabtu (09/11/2025).

Doni mengakui bahwa ide tersebut muncul secara mendadak. Namun, karena momentumnya sangat tepat dengan peringatan Hari Pahlawan, Dinsos segera bersinergi untuk merealisasikannya.

“Meski bersifat simbolik, ternyata torehan tanda tangan di papan banner tersebut mendapat respon [positif] warga masyarakat,” tuturnya.

Tetap Dilaporkan ke Pemkot Malang
Meskipun Walikota Malang beserta jajaran Forkopimda dan OPD tidak sempat membubuhkan tanda tangan, hasil dari aksi ini akan tetap disampaikan ke pimpinan daerah.

Menurut salah satu staf Dinsos Kota Malang, Shariyal, rombongan pimpinan daerah harus segera bergeser menuju upacara utama di Balaikota Malang.

“Namun nantinya torehan tanda tangan warga masyarakat tersebut tetap akan kami infokan dan kami sampaikan ke Pemkot Malang,” jelas Shariyal pada Senin (10/11/2025). (Her)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait