4 Pasar Rakyat di Kota Malang Jadi Prioritas Revitalisasi 2027

MALANG, gomalang.id – Pemerintah Kota Malang terus mematangkan rencana peremajaan sejumlah pasar tradisional demi meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi—yang akrab disapa Sam Eko Oke—membeberkan bahwa ada empat pasar rakyat yang kini masuk dalam daftar prioritas utama revitalisasi total.

Keempat pasar yang dimaksud adalah Pasar Blimbing, Pasar Besar, Pasar Tawangmangu, dan Pasar Talun. Dari total 26 pasar rakyat yang tersebar di seluruh penjuru Kota Malang, keempat lokasi inilah yang dinilai paling mendesak untuk segera dirombak total karena belum tersentuh renovasi menyeluruh.

Konsep Pasar Ideal: Nyaman Tanpa Bertingkat

Menariknya, Sam Eko Oke menekankan bahwa cetak biru pembangunan pasar ke depan tidak akan mengarah pada bangunan bertingkat. Berdasarkan evaluasi dan dinamika belanja masyarakat, pasar tradisional justru jauh lebih efektif dan ramai jika didesain satu lantai.

“Pasar rakyat yang ideal itu justru yang tidak bertingkat. Contoh suksesnya bisa kita lihat sendiri di Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo. Model seperti itu lebih ramah pengunjung dan memudahkan akses mobilitas barang,” ujar Sam Eko saat memantau kondisi di lapangan.

Rencana besar ini ditargetkan mulai bergulir pada tahun 2027 mendatang. Demi memuluskan proyek tersebut, Diskopindag bergerak cepat dengan merampungkan segala kebutuhan administratif yang diperlukan sejak jauh-jauh hari.

Saat ini, dokumen perencanaan teknis yang sangat krusial, yaitu Detail Engineering Design (DED), sudah dinyatakan siap. Dokumen DED ini memuat seluruh rencana gambar, kalkulasi teknis, hingga desain final bangunan agar proses pengerjaan fisik nantinya berjalan presisi dan meminimalkan risiko kesalahan struktur.

Langkah berikutnya, Diskopindag tinggal menyerahkan dokumen DED tersebut kepada Wali Kota Malang untuk ditinjau lebih lanjut. Setelah itu, barulah pemerintah kota bersama pihak terkait akan duduk bersama guna membahas floating atau pemetaan plot anggaran yang dibutuhkan untuk masing-masing pasar.

Kabar Baik untuk Pedagang Pasar Induk Gadang (PIG)

Selain membahas rencana jangka panjang untuk empat pasar prioritas tersebut, Sam Eko Oke juga membagikan perkembangan terbaru terkait proyek pembangunan tempat relokasi bagi para pedagang di Pasar Induk Gadang (PIG).

Menjawab pertanyaan para awak media mengenai daya tampung lapak, ia memastikan bahwa proses pembangunan fasilitas pendukung di sisi selatan pasar sudah memasuki tahap akhir. Para pedagang diminta untuk sedikit bersabar karena penantian mereka tidak akan lama lagi.

“Sisa pembangunan lapak relokasi di sebelah selatan tinggal 20 persen saja untuk bisa memenuhi daya tampung seluruh pedagang yang terdampak. Kami kebut terus dan mudah-mudahan pada bulan Juli nanti semuanya sudah rampung total dan siap digunakan,” pungkasnya optimistis. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait