MALANG KOTA, GOMALANG.ID — Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Malang terus digelorakan oleh jajaran kepolisian. Kali ini, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setyo Pambudi Sukarno, melaksanakan kegiatan Shalat Jumat Keliling (Jumling) Polisi Bersama Masyarakat yang bertempat di Masjid Jami’ Al-Mubarokah, Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Kegiatan rutin yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026) ini tidak hanya sekadar sarana beribadah, melainkan juga menjadi wadah strategis untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat penegak hukum, para ulama, pengurus takmir masjid, hingga seluruh elemen masyarakat setempat.
Pengukuhan Dai Kamtibmas dan Peran Aktif Tokoh Agama
Seusai menunaikan ibadah Shalat Jumat secara berjamaah, Kombes Pol Danang memberikan sejumlah imbauan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Di hadapan para ulama dan jamaah, beliau menyampaikan bahwa Polresta Malang Kota baru saja mengukuhkan sebanyak 57 Dai Kamtibmas. Langkah taktis ini diambil guna memperkuat kemitraan strategis antara kepolisian dan para pemuka agama dalam menyampaikan pesan-pesan moral serta keamanan kepada masyarakat luas.

Menurut Danang, program Jumling yang digagasnya berjalan beriringan dengan kegiatan Shalat Subuh Keliling yang secara konsisten menyasar berbagai masjid di seluruh penjuru Kota Malang. Melalui pendekatan persuasif ini, kepolisian dapat membangun komunikasi dua arah yang terbuka dengan tokoh masyarakat hingga tingkat kelurahan.
“Melalui Shalat Jumat Keliling ini, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus berharap para jamaah dan tokoh agama ikut berperan menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian, serta segera menyampaikan informasi apabila mengetahui potensi gangguan kamtibmas,” ungkap Kombes Pol Danang.
Tingkatkan Kewaspadaan Dini dan Mitigasi Bencana Cuaca Ekstrem
Selain membahas isu keamanan, Kapolresta juga menyoroti pentingnya kewaspadaan kolektif terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan sekitar. Beliau mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peluang yang sama untuk menjadi korban maupun pelaku kejahatan, sehingga pencegahan yang paling efektif harus dimulai dari kepedulian, pengawasan mandiri, serta kepekaan sosial antarwarga. Oleh karena itu, langkah-langkah preemtif dan preventif akan terus dikedepankan oleh Polresta Malang Kota guna menekan angka kriminalitas.
Tidak hanya fokus pada masalah kriminalitas, Kombes Pol Danang turut memberikan atensi khusus terhadap ancaman bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Hal tersebut selaras dengan digelarnya apel siaga tanggap bencana oleh pihak kepolisian sebagai bentuk mitigasi dini guna mengantisipasi risiko serta melindungi keselamatan warga. Masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada, siaga, serta merujuk pada sumber informasi yang valid agar tidak mudah panik menghadapi situasi darurat.

Layanan Pengaduan Cepat: Call Center 110 dan Jogo Malang
Sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada publik, Kapolresta juga menyosialisasikan layanan pengaduan cepat yang dapat diakses oleh masyarakat secara gratis kapan saja. Warga Kota Malang didorong untuk memanfaatkan fasilitas Call Center 110 atau layanan darurat Jogo Malang di nomor 0811-1272-000.
“Jika mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana maupun gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center 110. Partisipasi warga sangat dibutuhkan agar kepolisian dapat merespons setiap informasi dengan cepat,” tegasnya.
Pelaksanaan Shalat Jumat Keliling di Masjid Jami’ Al-Mubarokah Buring ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota, Lurah Bumiayu Mutho’ Shobiri, jajaran takmir masjid, serta ratusan jamaah. Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, ulama, dan masyarakat, Polresta Malang Kota optimis dapat terus memperluas edukasi kamtibmas serta mewujudkan Kota Malang yang senantiasa aman, tertib, damai, dan kondusif. (Isp)








