Sekolah Jadi Motor Inovasi Ketahanan Pangan,Sri Untari Apresiasi Program SIKAP Pemprov Jatim

Dr,Sri Untari Bisowarno,M.AP Ketua Komisi E,DPRD Provinsi Jatim

gomalang.idMalang,- Perkuat peran dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan. Pemprov Jawa Timur luncurkan program SIKAP – (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan).

Pemprov Jatim pada program tersebut mendorong sekolah,agar tidak hanya menjadi pusat pembelajaran akademik, namun juga bisa jadi ruang pembentukan karakter kemandirian dan kewirausahaan sejak dini.

Program itu mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah untuk dipergunakan sebagai kegiatan produktif, seperti pertanian dan pengelolaan pangan berkelanjutan.

Selain itu juga memperkenalkan siswa pada praktik pertanian modern,program SIKAP juga diarahkan untuk menanamkan nilai inovasi, kepedulian lingkungan, serta semangat wirausaha.

Ketua Komisi E,DPRD Provinsi Jawa Timur,Dr,Sri Untari Bisowarno,M.AP sangat mengapresiasi program SIKAP Pemprov Jatim tersebut,pasalnya program tersebut berdampak positip dalam pembentukan karakter siswa untuk mengenal dan memahami potensi lahan produktif dilembaga sekolah.

“Inovasi positif, yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur,dengan 754 sekolah bisa menjadi salah satu basis ketahanan pangan,” ungkap Sri Untari,Minggu (25/01/2026).

Sri Untari bercerita tentang masa saat sekolah di era tahun 70 an,bahwa kala itu dengan lahan tanah didaerahnya yang ditanami tanaman produktif seperti,ketela,singkong,terong,cabe yang hasilnya bisa dipraktekan untuk kegiatan siswa diarea lingkungan sekolahnya masak memasak olahan dari tanaman produktif itu.

Menurut Sri Untari,hal itu seperti mengulang kembali seperti masa lalu yang natural,dan salah satu hal untuk mencegah ketergantungan siswa dari perangkat gaget.

“Sebab pengaruh gaget membuat anak-anak melupakan alam.Padahal setiap hari kita ini berpijak di bumi. Nah maka harus kita alihkan anak-anak dengan kembali merawat ibu pertiwi,agar tumbuh kembang dan merasakan manfaat tentang makanan produktif dari alam,” tandas Sri Untari.

“Melalui inovasi ini,anak-anak akan paham dan mengenal berbagai macam tumbuhan,baik dari bentuk maupun aromanya,seperti tumbuhan pelengkap bumbu dapur,macam kunyit,jahe,laos,bawang,serai dan lain-lain,” ujar perempuan yang berjuluk Srikandi Perjuangan itu.

Melalui perluasan program SIKAP Pemprov Jatim tersebut,Sri Untari,selaku Ketua Komisi E, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan berharap ,sekolah mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan sektor pangan sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing yang positif.
(Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait