Capaian UHC Kota Malang Tembus 105 Persen: Sri Untari Tekankan Peran Strategis Kader PDI Perjuangan dalam Layanan Publik

MALANG, gomalang.idKota Malang kembali menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru per Januari 2026, cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Pendidikan ini telah melampaui target nasional, yakni mencapai angka fantastis 105,85 persen.

Keberhasilan ini menjadi sorotan utama dalam acara Sosialisasi Kebangsaan hari kedua yang digelar di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang pada Selasa (24/02/2026). Hadir sebagai pembicara utama (keynote speaker), Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, memaparkan betapa krusialnya peran pengawasan legislatif dalam memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi.

Sinergi Legislatif dan Eksekutif: Kunci Sukses Layanan Kesehatan

Dalam paparannya di hadapan kader struktural PAC dari tiga wilayah besar—Kecamatan Sukun, Klojen, dan Lowokwaru—Sri Untari menegaskan bahwa angka UHC yang melampaui 100 persen ini bukan sekadar statistik di atas kertas.

“Peningkatan UHC yang signifikan di tahun 2026 ini adalah bukti nyata bahwa Ketua DPRD Kota Malang bersama Fraksi PDI Perjuangan sangat intens dalam mengawal dan mengawasi kinerja eksekutif, khususnya di sektor kesehatan publik,” tegas Sri Untari.

Ia juga menambahkan bahwa capaian ini merupakan “kerja cantik” hasil kolaborasi solid antara fraksi di parlemen dengan komando Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang. Pujian tersebut disambut meriah oleh para undangan yang hadir memenuhi aula.

Komitmen Politik: Hindari Menjadi Politisi ‘Kaspo’

Di tengah suasana hangat tersebut, Sri Untari juga menyelipkan pesan moral dan strategi politik bagi para kader. Ia mendorong para anggota legislatif untuk terus proaktif memastikan warga Kota Malang mendapatkan hak-hak layanan kesehatan mereka tanpa hambatan birokrasi.

Selain itu, ia memberikan peringatan keras terkait integritas seorang politisi:

  • Pegang Komitmen: Politisi harus setia pada janji kepada rakyat di daerah pemilihan (dapil).

  • Anti-‘Kaspo’: Jangan menjadi politisi yang hanya memberikan harapan palsu (PHP).

  • Kerja Cerdas: Mengedepankan kerja-kerja kerakyatan untuk mengembalikan kejayaan partai dengan target 12 kursi di legislatif Kota Malang.

Aspirasi Lokal: Dari Sampah hingga Banjir

Acara ini tidak hanya membahas isu makro. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang turut menyampaikan berbagai persoalan mendesak di wilayah masing-masing:

Nama Anggota Legislatif Dapil Isu Strategis yang Disampaikan
Lea Sukun Penanganan masalah sampah di area TPS Supit Urang, Mulyorejo.
Sony Rudiwiyanto Klojen Solusi konkret terkait persoalan banjir yang kerap melanda warga.
Anastesia Ida Soesanti Lowokwaru Pemerataan kualitas dan aksesibilitas pendidikan.

Menjelang bulan suci Ramadan, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Ahmad Wanedi, yang mewakili Ketua DPC, memberikan sambutan pembuka yang menyejukkan. Ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat nilai keimanan dan menjaga persatuan.

“Kita adalah satu keluarga besar. Mari kita satukan pandangan, tegak lurus ke depan. Tidak ada lagi kotak-kotak; yang ada adalah keluarga PDI Perjuangan dari tingkat pusat hingga daerah,” tandas Wanedi.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Momentum Bulan Ramadhan Sebagai Penguat Kerukunan dan Kebhinekaan Bangsa’ ini diakhiri dengan suasana khidmat melalui doa bersama dan sesi buka puasa bersama, mempererat silaturahmi antar-kader dan pengurus partai. (Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait