Malang, Gomalang.id – Upaya mempererat hubungan serta membangun komunikasi dua arah yang responsif terus digencarkan oleh Polresta Malang Kota. Melalui kegiatan Sambang Pos Kamling yang digelar pada Minggu malam (04/10/2026), Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno turun langsung menyapa warga Kampung Tematik Warna-Warni, Kelurahan Jodipan, Kota Malang.
Forum dialog yang berlangsung hangat di balai RW dekat Jembatan Kaca Jalan Ir. Juanda ini dihadiri oleh jajaran Polresta Malang Kota, Polsek Blimbing, aparatur kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, hingga perwakilan warga setempat.
Ruang Dialog Terbuka dan Solutif
Kapolresta Malang Kota menegaskan bahwa agenda Sambang Pos Kamling bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Lebih dari itu, forum ini diproyeksikan sebagai ruang diskursus yang efektif untuk menjaring berbagai persoalan warga secara langsung dari tingkat paling bawah.
“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat. Setiap poin yang disampaikan oleh warga Kampung Warna-Warni ini akan menjadi materi penting untuk koordinasi lintas fungsi, Polsek, hingga instansi terkait demi tindak lanjut yang nyata,” ungkap Kombes Pol. Danang.
Beberapa isu utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut meliputi:
Fasilitas Umum & Pelayanan: Keterbatasan sarana pendukung bagi warga lokal maupun wisatawan yang datang ke kawasan tematik tersebut.
Potensi Kerawanan Kamtibmas: Penataan sistem pengawasan lingkungan, penambahan lampu penerangan jalan di lokasi rawan, serta langkah preventif terhadap potensi aksi balap liar di sekitar wilayah pemukiman.
Koordinasi Lintas Sektor: Pemetaan masalah lingkungan yang akan diteruskan secara berjenjang kepada dinas atau instansi pemangku kebijakan.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Lewat UMKM lokal
Selain persoalan keamanan lingkungan, topik pengembangan ekonomi warga berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi agenda vital yang mendominasi diskusi. Warga menyatakan kesiapan mereka untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui produksi kuliner khas, cenderamata, dan hasil kerajinan tangan.
| Bidang Pengembangan | Rencana Tindak Lanjut Warga & Kepolisian |
| Produk Kreatif & Souvenir | Membuat cenderamata khas Kampung Warna-Warni untuk wisatawan |
| Kuliner & Kerajinan | Mengaktifkan pusat jajanan dan hasil karya warga di area strategis |
| Seni & Kegiatan Tematik | Mengagendakan pertunjukan budaya secara rutin guna memikat pengunjung |
| Alokasi Hasil Wisata | Memanfaatkan sebagian pendapatan untuk pemeliharaan fasilitas kampung |
Merespons antusiasme tersebut, Kombes Danang sangat mendukung langkah warga dalam memanfaatkan tingginya arus kunjungan wisata sebagai roda penggerak ekonomi warga sekitar.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua RW 02 sekaligus Ketua Kampung Warna-Warni Jodipan, S. Parin. Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian secara langsung memberikan ruang aman bagi warga untuk menyampaikan aspirasi tanpa sekat.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Kapolresta. Diskusi ini membuat kami bisa memaparkan secara gamblang kondisi riil pemukiman sekaligus kebutuhan mendesak kampung,” tutur Parin.
Sinergi Event Olahraga dan Kepedulian Lingkungan
Guna makin menggairahkan sektor pariwisata dan UMKM, forum ini juga mengulas rencana penyelenggaraan ajang lari lintas alam bertajuk Singo Fly On / Singo Payon dengan kategori rute 5 km dan 8 km. Event ini direncanakan melintasi beberapa rute kampung tematik di Kota Malang, sehingga diprediksi mampu menarik wisatawan luar daerah sekaligus membangkitkan pasar UMKM lokal.
Dari sudut pandang pengamat kepolisian ISESS, Bambang Rukminto, keterlibatan aktif masyarakat merupakan fondasi utama terciptanya keamanan wilayah. Menurutnya, menggabungkan kegiatan ekonomi yang produktif dengan kesadaran menjaga keamanan lingkungan adalah langkah preventif terbaik.
Melalui pendekatan berorientasi pelayanan dan pencegahan dini ini, Polresta Malang Kota berkomitmen untuk menghadirkan sosok kepolisian yang senantiasa hadir mendampingi masyarakat—bukan hanya saat timbul konflik, melainkan juga sebagai mitra dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera. (Isp)








