Polresta Malang Kota Terjunkan Water Cannon Padamkan Kebakaran TPA Supit Urang

MALANG, Gomalang.id – Guna mempercepat proses pemadaman kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota menerjunkan satu unit kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC). Armada khusus tersebut mulai dioperasikan secara intensif di lokasi kejadian sejak pukul 08.00 WIB dengan dukungan sekitar 30 personel gabungan dari tingkatan Polresta hingga Polsek.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen dan sinergi kepolisian dalam membantu Pemerintah Kota Malang, khususnya Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar titik api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas.

Strategi Pembagian Tugas dan Pengamanan

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Malang Kota, Kompol Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke TPA Supit Urang, armada AWC tersebut sempat disiagakan untuk mengantisipasi pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Kota Malang.

Namun, setelah mengevaluasi dinamika di lapangan dan memastikan kesiapsiagaan armada Damkar yang sudah bergerak ke lokasi sampah, pihak kepolisian menerapkan sistem alokasi sumber daya secara bergantian (shift). Dengan demikian, penanganan musibah kebakaran dapat ditopang maksimal tanpa mengabaikan tugas pokok pengamanan kegiatan masyarakat.

“Personel dan sarana pendukung kami bagi sesuai dengan prioritas kebutuhan di lapangan. Awalnya AWC kami siagakan untuk pengamanan unjuk rasa. Setelah itu, melalui penyesuaian penugasan di pagi hari, armada langsung kami geser ke lokasi kebakaran TPA Supit Urang,” ungkap Kompol Rizki.

Akses Terjangkau dan Efektivitas Penyemprotan

Menurut Kompol Rizki, proses pergerakan armada taktis menuju titik lokasi kebakaran berjalan cukup lancar tanpa hambatan berarti. Keberadaan akses jalan beraspal di area TPA sangat membantu mempermudah mobilitas kendaraan berbobot besar tersebut untuk mendekati titik-titik asap utama maupun sumber api.

Petugas di lapangan menyemprotkan air secara presisi dengan mendekatkan rute kendaraan semaksimal mungkin ke pusat titik panas yang aman dijangkau. Selain mengandalkan semprotan bertekanan tinggi dari kendaraan AWC, puluhan personel kepolisian juga bergotong-royong melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya yang tersedia di area kejadian.

Pasokan Air Berkelanjutan di Area TPA

Hingga pukul 10.15 WIB, armada AWC tercatat telah melakukan pengisian ulang air sebanyak lima kali. Kendaraan taktis yang dikerahkan ini memiliki kapasitas tangki hingga 6.500 liter, sehingga sangat efektif membantu mempercepat proses pendinginan di area sampah yang terbakar.

Untuk menjaga kelancaran suplai air, Polresta Malang Kota berkoordinasi dengan jajaran Polsek Sukun yang mengonfirmasi adanya sumber air terdekat di sekitar kawasan TPA Supit Urang. Keberadaan titik pasokan air ini sangat membantu mempercepat durasi refill (pengisian ulang) sehingga armada dapat terus bekerja secara berkelanjutan.

Mengenai berapa lama penugasan armada dan personel di lokasi, pihak kepolisian menyatakan sifatnya fleksibel dan mengikuti perkembangan situasi di lapangan.

“Semua bersifat kondisional. Jika situasi dinilai sudah aman dan terkendali, personel akan ditarik kembali (balik kanan). Namun, kami tetap dalam posisi siaga penuh untuk memberikan dukungan susulan jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas Kompol Rizki.

Melalui sinergi erat antara Polresta Malang Kota, Petugas Damkar, dan petugas DLH, diharapkan kepulan asap serta material sampah yang terbakar di TPA Supit Urang dapat segera teratasi sepenuhnya demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar. (Isp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Pengajian RW 03 Pisang Candi Malang

MALANG, Gomalang.id – Semangat kebersamaan dan nilai-nilai kearifan lokal tampak begitu kental menyelimuti pemukiman warga RW 03, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pada

Read More »