Peluncuran Logo HUT Ke-1266 Kabupaten Malang

MALANG, Gomalang.id – Rangkaian peringatan Hari Jadi (Hardi) ke-1266 Kabupaten Malang resmi dimulai. Momen bersejarah ini ditandai dengan peluncuran logo resmi yang berlangsung meriah di area Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan K.H. Agus Salim No. 7 / Jalan Merdeka Timur No. 3, Kota Malang.

Ketua Panitia Kegiatan Peluncuran Logo, yang akrab disapa Mbak Yeti, menyampaikan bahwa acara launching ini menjadi gong pembuka dari serangkaian perayaan panjang yang disiapkan untuk seluruh lapisan masyarakat. Untuk memastikan seluruh agenda berjalan sukses, pihak panitia berkomitmen mengawal secara penuh dinamika acara, baik yang berlangsung di dalam maupun di halaman luar Pendopo Agung.

Semarak Kegiatan dan Pelibatan UMKM

Peluncuran logo kali ini dirancang tidak hanya sebagai acara seremonial, tetapi juga sebagai pesta rakyat yang memadukan unsur seni, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

“Bersamaan dengan peluncuran logo resmi, area sekitar pendopo diramaikan oleh berbagai agenda menarik. Mulai dari lomba menggambar untuk anak-anak, pertunjukan seni tari dan musik, hingga hadirnya sekitar 100 stan UMKM yang turut memamerkan produk unggulan mereka,” ujar Mbak Yeti di hadapan awak media.

Kemeriahan di area Pendopo Agung dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut. Pengunjung disuguhi beragam hiburan budaya dari siang hingga malam hari, seperti pertunjukan musik modern, kesenian tradisional jaranan, hingga seni pertunjukan ludruk.

Rangkaian Agenda hingga Puncak Acara di Singosari

Peringatan HUT ke-1266 Kabupaten Malang tahun ini memuat total 18 rangkaian kegiatan yang memadukan unsur spiritual, budaya, dan hiburan modern.

Puncak perayaan Hari Jadi akan dipusatkan di Kecamatan Singosari pada 28 November mendatang. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis dan sarat akan nilai sejarah serta kebudayaan daerah.

Beberapa agenda utama yang disiapkan antara lain:

  • Peluncuran Logo Resmi: Sebagai penanda dimulainya rangkaian acara.

  • Kegiatan Budaya Jayanti Singhasari: Mengangkat keagungan sejarah dan kearifan lokal.

  • Kanjuruhan Carnival: Parade kebudayaan dan kreativitas warga Malang.

  • Sisi Spiritual: Kegiatan Khatmil Qur’an serta ziarah tradisi ke makam Bupati Malang pertama.

Makna Burung Cica-Daun (Cucak Hijau) pada Logo Resmi

Salah satu daya tarik utama pada peluncuran logo tahun ini adalah keberadaan maskot unggas yang menyita perhatian publik. Mbak Yeti menjelaskan alasan filosofis di balik pemilihan elemen burung Cica-Daun (Cucak Hijau) tersebut.

Burung Cucak Hijau dipilih sebagai maskot karena merepresentasikan karakter dasar masyarakat Kabupaten Malang yang dikenal hangat, terbuka, dinamis, dan ramah kepada siapa saja. Simbol ini menjadi representasi keharmonisan antara alam dan kearifan lokal warga Malang.

Sinergi Bersama Menuju Kesejahteraan Masyarakat

Kesuksesan seluruh rangkaian acara HUT ke-1266 ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Sinergitas terjalin erat antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari budayawan, seniman, musisi, hingga para pelaku UMKM.

“Ini adalah pesta milik seluruh rakyat Kabupaten Malang. Melalui momentum perayaan ini, kita berharap dapat memicu kebangkitan ekonomi daerah menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,” pungkas Mbak Yeti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait