MALANG, Gomalang.id — Polresta Malang Kota resmi menyelesaikan rangkaian penilaian lapangan (visitasi) selama dua hari yang digelar oleh Tim Juri Kompolnas Awards 2026 pada Jumat (14/8/2026). Langkah ini menjadi krusial dalam tahap uji faktual guna membuktikan keselarasan antara laporan administrasi dan kenyataan pelayanan publik di lapangan.
Dalam rangkaian verifikasi tersebut, jajaran pimpinan jajaran kepolisian daerah setempat mendampingi langsung tim verifikator. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi Soekarno bersama Wakapolresta AKBP Alex Sandi Siregar, didampingi Auditor Kep. TK. III Itwasda Polda Jatim, mengawal setiap agenda penilaian untuk memastikan seluruh instrumen pengujian berjalan transparan dan akuntabel.
Uji Faktual di Lapangan: Dari Layanan Kesehatan hingga Makan Bersama
Agenda penilaian tidak hanya berpusat pada pemeriksaan berkas di ruang rapat. Pada Jumat pagi, Tim Juri Kompolnas Awards diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk menyaksikan eksekusi program humanis unggulan Polresta Malang Kota, yakni penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan program makan bersama bagi warga setempat.
Melalui peninjauan langsung ini, tim verifikator menilai secara obyektif pola interaksi, keramahan, hingga tingkat kepuasan masyarakat yang menerima manfaat langsung dari program kepolisian Presisi tersebut.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menegaskan bahwa visitasi ini merupakan ajang pembuktian substansial, bukan sekadar pemenuhan formalitas kearsipan.
“Visitasi ini merupakan tahap verifikasi langsung dan pendalaman penilaian. Tim juri ingin memastikan apakah inovasi yang kami laporkan benar-benar bernapas dan beroperasional di lapangan, serta seberapa jauh dampak positif yang dirasakan langsung oleh warga,” ujar Ipda Lukman, Jumat (14/8/2026).
Kolaborasi Lintas Sektor dan Sinergi Daerah
Sebagai salah satu kandidat kuat dalam kategori Polres Kelompok C, Polresta Malang Kota dinilai dari berbagai variabel komprehensif, mulai dari manajemen tata kelola instansi, responsivitas penanganan aduan publik, hingga kemampuan membangun jejaring kemitraan (stakeholder engagement).

Aspek kemitraan strategis ini terbukti kuat pada hari pertama visitasi, Kamis (13/8/2026). Pertemuan jajaran Tim Juri Kompolnas Awards dengan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat beserta tokoh lintas elemen masyarakat di Ballroom Sanika Satyawada menjadi bukti konkret sinergisitas antarlembaga di Kota Malang. Polresta Malang Kota dinilai berhasil merangkul pemerintah daerah, akademisi, komunitas warga, hingga sektor pendidikan guna menciptakan kondusivitas wilayah yang responsif.
Ipda Lukman menambahkan, keterlibatan publik menjadi parameter paling vital dalam mengukur keberhasilan suatu instansi kepolisian.
“Indikator utamanya bukan sekadar keberadaan programnya, melainkan kualitas eksekusi dan efektivitas dampaknya. Persepsi dan kepuasan masyarakat adalah tolok ukur tertinggi kami,” tambahnya.
Persaingan Ketat Kategori Polres Kelompok C
Masuknya Polresta Malang Kota dalam jajaran lima besar nominator nasional Kompolnas Awards 2026 menempatkan jajaran ini dalam persaingan ketat bersama empat satuan kerja berprestasi lainnya di Indonesia.
| No. | Nominator Polres Kelompok C | Wilayah Hukum |
| 1 | Polresta Malang Kota | Polda Jawa Timur |
| 2 | Polresta Bandara Soekarno-Hatta | Polda Metro Jaya |
| 3 | Polrestabes Semarang | Polda Jawa Tengah |
| 4 | Polresta Balikpapan | Polda Kalimantan Timur |
| 5 | Polresta Mataram | Polda Nusa Tenggara Barat |
Rangkaian visitasi dua hari ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi internal bagi jajaran Polresta Malang Kota. Hasil uji faktual dari tim verifikator independen ini diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengungkit mutu pelayanan kepolisian yang modern, transparan, dan berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat luas. (Isp)








