Malang, Gomalang.id – Pemerintah Kota Malang mengambil langkah strategis untuk mengamankan regenerasi atlet daerah secara berkesinambungan. Penjaringan serta pembinaan terhadap potensi olahraga siswa jenjang SD dan SMP kini digenjot, tidak hanya sebagai modal awal menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, tetapi juga difokuskan untuk membentuk kerangka tim tangguh pada ajang Porprov 2029 hingga 2031.
Komitmen ini diwujudkan melalui agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencarian Bibit Atlet Berprestasi Usia Dini yang ditujukan bagi para guru pendidikan jasmani SD dan SMP se-Kota Malang di kantor Disdikbud Kota Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menggarisbawahi pentingnya keterlibatan tenaga pendidik dalam proses identifikasi pemuda berbakat ini. Guru olahraga dipandang sebagai figur yang paling memahami karakter, kapasitas fisik, serta minat para murid di sekolah.
Peran Kunci Guru Olahraga: Menjadi pilar utama dalam mendeteksi dan mengarahkan potensi siswa agar sesuai dengan cabang olahraga yang paling tepat.
Kelengkapan Sarana dan Prasarana: Pemkot Malang akan mengevaluasi ketersediaan fasilitas olahraga di sekolah-sekolah. Kekurangan fasilitas yang terdata melalui agenda bimtek ini siap ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Disporapar dan KONI.
Dukungan Anggaran Daerah: Kebutuhan fasilitas fisik yang krusial untuk menunjang pembinaan bakal diusulkan agar masuk dalam alokasi APBD Kota Malang.
Sinergi Pembinaan: Guru-guru olahraga mendapatkan pelatihan serta pendampingan langsung dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Dinas Pendidikan, serta KONI agar memiliki kapasitas melatih yang optimal.
Penyelenggaraan pembinaan berjenjang ini memiliki target angka dan capaian yang terukur. Pada ajang Porprov 2027 mendatang, Kota Malang mematok target realistis sebanyak 222 medali emas berdasarkan pemetaan matang yang dilakukan KONI. Saat ini, sebanyak 1.128 atlet potensial telah tersaring dalam tahap Pra-Puslat untuk difokuskan pada perolehan target emas tersebut.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Malang, R Djoni Sudjatmoko, menegaskan bahwa pencarian bakat di tingkat sekolah merupakan investasi jangka panjang. Dengan basis pembinaan yang kokoh sejak dini, Kota Malang menargetkan lonjakan prestasi yang berani pada ajang Porprov mendatang: menembus posisi puncak dan mengungguli Kota Surabaya sebagai juara umum di Jawa Timur pada Porprov 2029 atau paling lambat 2031. (Isp)








