MALANG, Gomalang.id — Sebanyak belasan siswa SDN Pandanlandung 2 menggelar kegiatan belajar di luar kelas dengan mendatangi Kantor Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (02/09/2026) pagi. Kunjungan edukatif ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui pengenalan struktur pemerintahan paling dasar.
Kedatangan rombongan pelajar tersebut disambut hangat oleh jajaran perangkat desa di Pendopo Balai Desa. Sekretaris Desa (Sekdes) Pandanlandung, Bagus Sadewa—yang akrab disapa Mas Bagus—memimpin langsung sesi penerimaan dan pemaparan materi kepada para siswa.
Materi pengenalan ekosistem pemerintahan desa ini merupakan bagian dari penguatan mata pelajaran Pendidikan Pancasila (dahulu PPKn) dalam Kurikulum Merdeka. Melalui program ini, siswa diajak memahami bahwa susunan tata negara Indonesia membentang dari tingkat terkecil seperti RT/RW, desa atau kelurahan, kecamatan, daerah, hingga ke tingkat pusat.

Guru pendamping dari SDN Pandanlandung 2, Nika, menjelaskan bahwa metode pembelajaran lapangan ini dipilih agar para siswa tidak hanya menghafal teori di dalam kelas, melainkan dapat berinteraksi langsung dengan para pelayan publik di desa mereka.
“Kami membawa anak-anak ke kantor desa supaya mereka bisa melihat langsung aktivitas pelayanan masyarakat dan berkenalan dengan para perangkat desa. Ini bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka agar pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi lebih kontekstual dan menyenangkan,” ujar Nika.
Dalam sesi dialog, Mas Bagus menekankan pentingnya membangun kesadaran bernegara (civic awareness) sejak usia dini. Menurutnya, desa merupakan fondasi utama demokrasi Indonesia. Ada tiga poin utama yang disampaikan Mas Bagus terkait perlunya siswa SD memahami pemerintahan desa:
Memahami Akar Pemerintahan Terdekat: Siswa dapat melihat secara nyata bagaimana konsep dan teori Pendidikan Pancasila diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Mengenal Pembagian Tugas dan Fungsi: Memberikan gambaran yang jelas mengenai peran Kepala Desa, Sekretaris Desa, Perangkat Desa, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam menjalankan roda pemerintahan serta pelayanan publik.
Menumbuhkan Rasa Memiliki (Sense of Belonging): Memupuk kepedulian dan kebanggaan anak terhadap daerah asalnya, sehingga diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berkontribusi aktif bagi kemajuan desa di masa depan.
Usai sesi pemaparan dan tanya jawab, Mas Bagus mengajak para pelajar berkeliling meninjau langsung berbagai ruang kerja dan fasilitas administrasi yang ada di lingkungan Pemdes Pandanlandung. Para siswa tampak antusias melihat dari dekat tata cara pelayanan surat-menyurat dan pengelolaan dokumen desa yang biasa dimanfaatkan oleh warga sekitar. (Rul)








