MALANG, gomalang.id– Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kota Malang. Pada Minggu pagi, 17 Mei 2026, warga RW IV Kelurahan Oro-Oro Dowo berkumpul bersama menggelar aksi kerja bakti massal. Kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus kampung ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dimulai tepat pukul 07.00 WIB, agenda resik-resik kampung ini dipimpin langsung oleh Ketua RW IV, Bapak Dewangga Anggri Kusuma. Sejak pagi buta, warga dari berbagai usia—mulai dari remaja hingga orang tua—telah bersiap dengan membawa berbagai peralatan kebersihan dari rumah masing-masing.
Sinergi Pemuda dan Ibu-Ibu PKK
Ada pemandangan menarik dalam aksi sosial kali ini. Kegiatan tidak hanya didominasi oleh kaum bapak, tetapi juga melibatkan peran aktif dari Ibu-ibu Kelompok PKK serta para pemuda setempat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini memberikan energi positif yang luar biasa di lapangan.
-
Bapak-bapak dan Pemuda: Berfokus pada area yang membutuhkan tenaga ekstra, seperti membabat rumput liar yang tebal dan membersihkan saluran air.
-
Ibu-ibu PKK: Turut turun ke jalan untuk membersihkan sisa-sisa sampah ringan, merapikan tanaman, sekaligus memastikan area pedestrian bersih dari kerikil dan tanah yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki.
Kerja sama yang solid terlihat jelas di sepanjang jalur utama dan gang-gang pemukiman. Mereka saling bahu-bahu membahu tanpa ada sekat pembatas, menciptakan suasana kerja yang produktif namun tetap santai dan penuh tawa.

Fokus Pembersihan Jalur Pedestrian dan Halaman Rumah
Memasuki pertengahan bulan Mei, intensitas pertumbuhan rumput liar di kawasan Oro-Oro Dowo tergolong cukup tinggi. Oleh karena itu, fokus utama dari kerja bakti kali ini adalah pembersihan vegetasi liar yang mulai rimbun di sepanjang jalur pedestrian serta area halaman rumah warga.
Dengan menggunakan alat-alat konvensional seperti cangkul, sabit, dan sapu lidi, warga menyisir setiap sudut yang berpotensi menjadi sarang penyakit atau mengurangi estetika kampung. Kebersihan lingkungan dinilai menjadi faktor krusial untuk menciptakan ruang hidup yang sehat, aman, dan bebas dari sarang nyamuk. Meski cuaca pagi itu cukup terik, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan motivasi warga untuk menyelesaikan target pembersihan hingga tuntas.

Mempererat Silaturahmi Lewat Sesi Ramah Tamah
Setelah seluruh area RW IV dipastikan bersih dan rapi, kegiatan yang melelahkan namun menyenangkan ini ditutup dengan sesi ramah tamah. Warga berkumpul di salah satu rumah beranda warga untuk melepas lelah bersama.
“Kegiatan seperti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan dari sampah fisik, melainkan juga wadah efektif untuk membersihkan ego dan mempererat kembali komunikasi antar-tetangga yang mungkin sibuk beraktivitas di hari kerja,” ujar Ketua RW Bapak Dewangga Anggri Kusuma di sela-sela acara.

Sambil menikmati hidangan tradisional sederhana yang disiapkan secara swadaya, momen ini menjadi ajang bertukar cerita, bersenda gurau, dan berbagi pengalaman hidup. Kehangatan begitu terasa ketika seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, hingga anak-anak muda membaur menjadi satu.
Acara yang berlangsung penuh kebersamaan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus kenangan manis. Melalui aksi nyata ini, lingkungan RW IV Oro-Oro Dowo kini tampil lebih bersih, nyaman, dan asri, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa budaya gotong royong masih hidup subur di tengah masyarakat modern. (Isp)





