MALANG, gomalang.id – Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita (SBW) Malang resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dalam Rapat Formatur yang berlangsung khidmat pada Jumat (20/02/2026), Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP kembali dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum Kopmen SBW untuk masa bakti 2026–2029.
Pertemuan strategis yang digelar di Aula Graha Prajna Paramitha, Gedung Kopmen SBW lantai III ini, menjadi puncak dari rangkaian reorganisasi struktural koperasi. Pemilihan ini sekaligus mengukuhkan posisi Sri Untari sebagai tokoh sentral dalam menjaga stabilitas dan inovasi di salah satu koperasi wanita percontohan terbaik di Jawa Timur tersebut.

Sinergi Wajah Lama dan Profesionalisme Baru
Dalam menjalankan roda organisasi empat tahun ke depan, Sri Untari didampingi oleh jajaran pengurus yang dikenal memiliki rekam jejak mumpuni dan pengalaman panjang di dunia perkoperasian. Struktur kepengurusan baru ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara kebijakan strategis dan eksekusi operasional yang taktis.
Berikut adalah susunan lengkap Kepengurusan Kopmen SBW Periode 2026–2029:
Jabatan Nama Pengurus
Ketua Umum Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP
Ketua I Mirna Anggraini, SE
Ketua II Jujun Harjuni, MM
Sekretaris I Gusti Ayu Retno W., SKM
Sekretaris II Benedikta P., S.Sos, MAP
Bendahara I Hj. Sudiastuti
Bendahara II Tri Retno Ririn W., SE
Visi Transformasi: Digitalisasi dan Transparansi
Dalam pidato kemenangannya, sosok yang akrab dijuluki sebagai “Srikandi Pejuang Koperasi” ini menekankan bahwa tantangan ekonomi ke depan akan semakin dinamis. Oleh karena itu, tata kelola koperasi yang transparan dan profesional bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan.

”Terima kasih atas amanah yang kembali diberikan. Ini adalah mandat kolektif untuk kita semua. Fokus utama kami ke depan adalah modernisasi sistem melalui digitalisasi pelayanan, peningkatan kapasitas anggota, serta penguatan manajemen risiko agar koperasi tetap tangguh di tengah perubahan zaman,” tegas Sri Untari di hadapan 382 anggota yang hadir.
Beliau juga menggarisbawahi bahwa meskipun teknologi terus berkembang, identitas koperasi tidak boleh luntur. Metode Tanggung Renteng—yang telah menjadi ruh dan fondasi kekuatan solidaritas di SBW—akan terus diperkuat sebagai instrumen penjaga nilai gotong royong antaranggota.
Kontribusi Nyata bagi Ekonomi Daerah
Rapat yang berakhir pada pukul 20.15 WIB tersebut ditutup dengan sebuah komitmen besar: menjadikan Kopmen SBW sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif. Dengan laporan pertanggungjawaban tahun buku 2025 yang diterima dengan baik, pengurus baru optimistis dapat memperluas jangkauan kontribusi ekonomi mereka di wilayah Malang Raya dan sekitarnya.
Penetapan kepengurusan ini disambut dengan standing applause dari para peserta rapat, menandakan dukungan penuh anggota terhadap visi “Bergerak dan Melangkah Bersama” yang diusung oleh Sri Untari. Melalui kepemimpinan yang solid, Kopmen SBW diharapkan tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga rumah bagi kemandirian ekonomi kaum perempuan.





