Kongres Kebudayaan Nusantara 2026 di Malang: Dorong Ekonomi Kreatif dan Bebas Pajak Event 10%

Gomalang.idMalang,-Kongres Kebudayaan Nusantara 2026 di Malang pada 8 Agustus 2026 berupaya merumuskan arah pemajuan budaya agar kekayaan tradisi lokal bertransformasi menjadi pilar kekuatan ekonomi kreatif dan penggerak utama wisata berbasis budaya yang menyejahterakan masyarakat.

Hal tersebut diatas menjadi harapan Direktur Jatim Park 3 Ir. Suryo Widodo yang juga hadir ,mengikuti acara Kongres Kebudayaan Nusantara ke satu yang dihelat di Pendopo Agung,Kabupaten Malang.

Kepada awak media,Suryo mengatakan,dengan adanya kegiatan kebudayaan semacam kongres ini,dapat menjadi pelecut dan bagian penggerak kekuatan ekonomi kreatif.

“Dampak positif dalam kegiatan acara kebudayaan juga punya pengaruh signifikan terhadap stake holder kepariwisataan, kunjungan komunitas budaya dari berbagai daerah di nusantara yang datang ke Malang bisa menambah okupansi penginapan,apalagi jika sempat mampir menikmati tempat-tempat wisata yang ada,” kata Suryo.

Dirinya juga memperkenalkan tempat wisata yang dikelolanya saat ini juga ada musium budaya, yang akan diresmikan beberapa bulan kedepan.

Oleh karenanya, ia berharap pihak Pemerintah juga turut andil mendukung dalam event kegiatan budaya dan kesenian sebagai fasilitator kebijakan.

“Jika bisa lebih bijak untuk kegiatan kebudayaan dan event kesenian menjadi pertimbangan Pemerintah Daerah, tidak musti dipatok pajak 10%. Pasalnya untuk membangkitkan kembali pasar penikmatnya,itu butuh proses dan perlu waktu yang konsisten,” harap Suryo.

Terkait penyelenggaraan Kongres Budaya Nusantara pertama ini, menurut Suryo Widodo secara umum bisa dibilang sukses, meski kedepan perlu ada evaluasi lagi.

“Yah kegiatan ini menjadi tonggak pertama untuk eksistensi pada tonggak berikutnya,” pungkas pria ramah dan murah senyum itu dilokasi. (Rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait