Reuni Akbar SMK Grafika PGRI Mangliawan 2025: Menenun Kembali Persaudaraan, Membangkitkan Kejayaan

MALANG, gomalang.id-28 Desember 2025 – Masa sekolah sering kali disebut sebagai fase paling berkesan dalam perjalanan hidup seseorang. Sebagai masa transisi menuju dunia dewasa, kenangan di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki tempat spesial di hati para alumninya. Hal inilah yang mendasari terselenggaranya Reuni Akbar perdana SMK Grafika PGRI Mangliawan hari ini.

​Bertempat di lapangan utama sekolah yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, acara ini menjadi magnet bagi ratusan alumni lintas generasi, mulai dari angkatan 1990 hingga lulusan terbaru.

​Titik Balik di Tengah Tantangan Era Digital
​Reuni ini bukan sekadar ajang temu kangen. Di balik kemeriahannya, tersimpan misi besar untuk menjaga eksistensi sekolah. Dalam sambutannya, Bapak Musalim, Kepala Sekolah SMK Grafika PGRI Mangliawan, memaparkan kondisi sekolah yang sedang berjuang di tengah arus digitalisasi dan dampak pasca-pandemi.

​”SMK Grafika adalah wadah bagi seni, kreativitas, dan inovasi. Namun, kita tidak bisa menutup mata bahwa gempuran era digital membuat minat terhadap sekolah kejuruan konvensional sempat menurun,” ujar beliau.

​Sempat muncul isu penutupan operasional, namun Bapak Musalim dengan tegas memilih untuk bertahan. Beliau percaya bahwa potensi siswa dan dukungan kuat dari para alumni adalah modal utama untuk bangkit.

​Strategi Revitalisasi: DKV hingga Magang PTN

​Sebagai bentuk komitmen terhadap masa depan, SMK Grafika PGRI Mangliawan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

​Pengembangan Kurikulum: Penambahan program keahlian kekinian seperti Desain Komunikasi Visual (DKV) di bawah payung Teknik Grafika.

​Kolaborasi Akademik: Program magang yang melibatkan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama.

​Penguatan Fasilitas: Optimalisasi sarana praktis agar siswa siap terjun ke dunia kerja modern.

​Kekuatan Alumni: Dari Moral hingga Kontribusi Nyata

​Dukungan luar biasa datang dari para alumni yang kini telah sukses di berbagai bidang.

Bapak Suwaji, Lurah Desa Saptorenggo sekaligus alumni berprestasi, memberikan seruan semangat bagi almamaternya.

“Grafika, mari bangkit bersama-sama!” tegasnya.

​Senada dengan hal tersebut, Bapak Dwi (Alumni 1993) menekankan bahwa loyalitas alumni tidak akan luntur. Bagi mereka, kemajuan SMK Grafika adalah tanggung jawab moral bersama demi mencetak generasi penerus yang tangguh.
​Penutup: Persaudaraan sebagai Kekuatan Terbesar

​Fenomena persaudaraan solid yang ditunjukkan para alumni SMK Grafika PGRI Mangliawan menjadi pelajaran berharga. Hubungan ini bukan sekadar status, melainkan bentuk dukungan nyata yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

​Kebersamaan ini membuktikan bahwa selama semangat kolektif masih terjaga, hal-hal yang tampak mustahil dapat diwujudkan. Sebagai pesan penutup yang menyentuh bagi seluruh civitas akademika:

​“Memang bencana dan musibah selalu datang tanpa salam, namun persaudaraan akan membuat mereka terasa seperti hembusan angin malam.” (Dms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait