Wahyu Hidayat Lepas Rombongan Muktamar NU Malang

GOMALANG.ID, MALANG – Sinergi kuat antara pemerintah daerah, jajaran kepolisian, dan akademisi mewarnai keberangkatan rombongan utusan Nahdlatul Ulama dari Kota Malang menuju arena Muktamar NU.

Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan menyelimuti prosesi pelepasan kontingen delegasi Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang yang akan berpartisipasi dalam perhelatan akbar Muktamar NU. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin langsung prosesi pemberangkatan resmi rombongan nahdliyin tersebut dengan penuh apresiasi dan harapan besar.

Acara pelepasan yang berlangsung megah ini juga dihadiri oleh sederet tokoh penting daerah, di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi, Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), serta jajaran pengurus cabang hingga wilayah PBNU dan PCNU Kota Malang.

Dukungan Penuh Pemkot Malang untuk Nahdliyin

Dalam amanatnya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa keberadaan kontingen NU merupakan representasi dari nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang membawa harum nama Kota Malang di kancah nasional. Beliau menekankan pentingnya peran strategis warga nahdliyin dalam menjaga keharmonisan serta memberikan kontribusi gagasan untuk kemajuan bangsa.

“Pemerintah Kota Malang memberikan dukungan penuh dan doa terbaik bagi seluruh peserta maupun utusan warga nahdliyin Kota Malang. Kami berharap seluruh rangkaian perjalanan menuju arena Muktamar dapat berjalan aman dan lancar. Semoga dari forum akbar ini lahir pemikiran-pemikiran konstruktif demi kemajuan umat dan bangsa,” ujar Wahyu Hidayat saat memberikan sambutan.

Pengawalan Ketat Kepolisian dan Sinergi Unisma

Guna menjamin keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu lintas selama perjalanan rombongan menuju lokasi tujuan, Polresta Malang Kota menyiagakan personel pengawalan khusus. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setyo Pambudi, mengonfirmasi bahwa jajarannya siap memberikan pengawalan lalu lintas secara terpadu hingga armada peserta melewati batas wilayah pertanggungjawaban hukum Kota Malang.

Di sisi lain, keikutsertaan Rektor Unisma dalam pelepasan ini mempertegas peran aktif kampus Islam terkemuka di Kota Malang tersebut dalam mendukung agenda-agenda keumatan. Pihak Unisma menyatakan komitmen berkelanjutan untuk terus memperkuat kolaborasi bersama para ulama dan jajaran pemerintah daerah guna menyukseskan berbagai program strategis keorganisasian Nahdlatul Ulama.

Prosesi Doa Bersama dan Pengibaran Pataka

Prosesi penutupan pelepasan ditandai dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh para kiai sepuh dan tokoh agama terkemuka di Kota Malang. Suasana religius makin terasa saat pengibaran bendera pataka NU secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Malang bersama jajaran Forkopimda, menandai dibukanya perjalanan resmi kontingen menuju perhelatan Muktamar NU. (Qin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait