Hijaukan TPA Supit Urang, Polresta Malang Kota Tanam 250 Pohon di Hari Bhayangkara ke-80

MALANG, gomalang.id – Polresta Malang Kota menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 (1 Juli 2026) dan bertepatan dengan momen Hari Bumi 2026, sebanyak 250 bibit pohon ditanam di kawasan TPA Supit Urang, Kota Malang, pada Kamis (23/4/2026).

Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari Gerakan Peduli Lingkungan yang diinisiasi oleh Polresta Malang Kota bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Malang. Kegiatan ini juga melibatkan sinergi lintas sektor dengan menggandeng Perumda Tugu Tirta dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Tidak hanya diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota dan relawan lingkungan, aksi ini juga melibatkan siswa-siswi TK Yayasan Kemala Bhayangkari. Pelibatan anak-anak ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya menjaga ekosistem bumi.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menyampaikan bahwa penanaman pohon di area TPA Supit Urang sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang sehat.

“Penanaman pohon ini adalah tanggung jawab kolektif. Selain menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin membangun kesadaran bahwa lingkungan yang lestari adalah fondasi utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

Jenis Pohon dan Manfaat Jangka Panjang

Dalam aksi ini, sebanyak 250 bibit pohon dengan tinggi rata-rata 3 meter ditanam dengan jarak optimal 3–5 meter. Kombes Pol Putu Kholis merinci jenis pohon yang dipilih meliputi fungsi ekonomis dan ekologis:

  • Pohon Produktif (Buah): Durian (35 batang), Nangka (25 batang), Sirsak (25 batang), dan Mangga (35 batang).

  • Pohon Pelindung & Estetika: Tanjung (60 batang), Mahoni (40 batang), dan Jacaranda (40 batang).

Kapolresta menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di TPA Supit Urang didasarkan pada letak geografisnya yang berada di dataran tinggi. Pohon-pohon kayu seperti mahoni dan jacaranda berfungsi sebagai:

  1. Penyerap polusi udara.

  2. Penahan struktur tanah guna mencegah longsor.

  3. Peningkat resapan air untuk menjaga sumber mata air di Kota Malang.

Semangat “Our Power, Our Planet”

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny. Ujik Putu Kholis, menambahkan bahwa keterlibatan perempuan dan anak-anak dalam kegiatan ini selaras dengan tema Hari Bumi 2026, yaitu “Our Power, Our Planet”.

“Kami ingin menanamkan rasa cinta alam kepada anak-anak sejak dini. Ini adalah bentuk dukungan Bhayangkari terhadap program Polri sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

Rangkaian Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80

Aksi tanam pohon ini hanyalah salah satu dari sekian banyak agenda kemanusiaan yang digelar Polresta Malang Kota. Dalam menyambut usia Polri yang ke-80, berbagai kegiatan humanis lainnya juga telah dilaksanakan, seperti:

  • Program Food Truck: Makan gratis bagi masyarakat setiap hari Jumat.

  • Sambang Kemanusiaan: Kunjungan rutin ke keluarga korban tragedi Kanjuruhan.

  • Layanan Publik: Pemeriksaan kesehatan gratis, sambang sekolah setiap hari, dan lomba pos kamling.

  • Pendekatan Humanis: Gelaran lomba mural hingga kompetisi stand up comedy.

Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, Polresta Malang Kota berharap langkah kecil ini dapat menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh generasi mendatang. (Dms/Team)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait